Feed on
Tulisan
Komentar

Bekerja pun bisa membosankan

Setiap orang pasti pernah mengalami kebosanan. Baik kebosanan dalam sekolah, bekerja atau bahkan yang lebih ekstrim kebosanan dalam hidup. Tapi tulisan ini bukan mengangkat tentang kebosanan dalam hidup, melainkan kebosanan dalam bekerja.

Setiap karyawan baik di level bawah atau bahkan di level manajemen pasti pernah merasakan kebosanan. Apa yang selama ini menyenangkan untuk dikerjakan menjadi sebuah pekerjaan yang membosankan. Apa yang dulu menjadi pekerjaan menarik sekarang menjadi memuakkan.

Apakah ini mengkhawatirkan sebuah perusahaan? tentu saja. Hal ini akan secara otomatis akan mempengaruhi produktifitas dan kinerja perusahaan. Apakah suatu perusahaan sudah mengantisipasi akan hal ini? Ini yang saya belum tahu.

Tetapi seharusnya sebagai sebuah perusahaan akan segera merespon hal ini karena mereka adalah sebuah aset, sebuah pribadi yang memiliki jiwa dan keinginan, dan jangan memandang mereka sebagai sebuah angka.Menarik untuk di simak hasil dari beberapa googling tentang beberapa penyebab kebosanan dalam bekerja, diantaranya yaitu :

1. Pekerjaan sudah tidak menantang

Sel-sel kelabu dalam otak membutuhkan suatu masukan atau tantangan baru sehingga dalam perkembangannya otak akan senantiasa bekerja, berkreasi dengan hal-hal baru. Jika kita melakukan pekerjaan yang sama dengan ritme yang sama secara berulang-ulang maka tidak menutup kemungkinan otak kita akan tumpul dan mengarah kebodohan.

2. Tanpa kekuasaan

Siapa yang tidak mendambakan kekuasaan, atau lebih halusnya otonomi…yang mana mereka memiliki tanggung jawab, memiliki peranan dalam pengambilan keputusan. Dan tentu saja akan bermuara pada kompensasi yang di dapat. Sekarang…apa yang terjadi jika karyawan dengan aktivitasnya sehari-hari selama ini tidak bisa mendapatkan itu, tentu saja kebosanan yang akan di dapat.

3. Do nothing alias tidak melakukan apa-apa

Hal ini seringkali terjadi pada level manajemen dimana dia tidak dapat berbuat apa-apa, sehingga dia tidak sempat mendapatkan tugas karena semua sudah dikerjakan orang lain.Sehingga banyak dari mereka walaupun sudah memegang jabatan tinggi di suatu perusahaan tapi akhirnya hengkang juga karena kebosanan.

4. Arti dalam Bekerja

Meski telah memiliki tiga hal diatas,pekerjaan menantang, kekuasaan dan tugas yang sesuai seseorang akan tetap bisa menjadi bosan jika ia tidak merasa bahwa bekerja adalah sesuatu yang berharga bagi hidupnya. Seseorang yang tidak tahu apa alasannya sehingga dia harus bekerja atau pekerjaan yang ditekuni ternyata tidak memiliki nilai yang sesuai dengan apa yang diyakini pasti akan cepat menjadi bosan. Untuk bisa tetap bertahan dan menyenangi pekerjaan, seseorang harus mengetahui arti pekerjaan tersebut bagi kehidupannya atau dengan kata lain ia harus bisa menjawab pertanyaan mengapa ia harus bekerja.

Apalagi…mungkin sementara itu dulu. Trus bagaimana mengatasi kebosanan itu?,apakah perusahaan juga harus ikut andil dalam mengatasi kebosanan karyawannya, ataukah dengan motivasi dengan janji-janji hiperbola kepada karyawan sanggup mengatasinya?
Atau cukup dari kita sendiri, masing-masing individu untuk mencoba mengarahkan pekerjaan ke hal-hal yang tidak membosankan.

Apa yang dialami temen-temen saya saat ini mungkin juga karena hal-hal diatas, dan bagi saya sendiri selama kita mendapatkan keasyikan dalam bekerja, It’s OK. Dalam kerangka memberikan motivasi dalam bekerja saja memang tidak cukup. Setiap kesempatan yang ada kita diperbolehkan untuk mengeksplor kemampuan, walaupun itu diluar perusahaan…. kenapa tidak…?

Karena memang kuasa saya belum bisa untuk menampung kreativitas dan inovasi kalian, so.. selamat menikmati pekerjaan baru dengan tantangan baru, otonomi baru serta arti dalam bekerja guys….If work so much boring why doesn’t take the other work?

Mungkin ada masukan dari anda sebagai pemilik perusahaan untuk mengatasi kebosanan ini,atau dari anda yang sama-sama pernah mengalami kebosanan seperti ini……

Older Posts »