Semangat..semangat..semangat..Tetep aja masih gak pengaruh. Hari ini, lebih tepatnya sore ini kembali kulemaskan jari-jariku dengan menuliskan sesuatu di blog ini. Kali ini yang ingin tak tulis tentang jenuh, kejenuhan atau rasa yang stagnan terhadap sesuatu hal yang menyebabkan macetnya kreativitas. Semua yang terlihat, terdengar dan terasa seperti membosankan. Mungkin anda pernah merasakan hal yang sama dengan saat ini. Dan celakanya ini sudah berlangsung sekitar 2 minggu ini, tolooong……
Aku coba mengingat peristiwa apa aja yang bikin seperti ini, apa ya…perasaan juga gak ada pemicunya, atau hanya volume aktivitasku yang agak longgar aja yang bikin semua ini? Gak ah…itu juga tetep sama. Baiklah, tak list aja kemungkinan apa saja yang menjadikan semua ini membosankan :
- Bertemu orang yang sama di tempat yang sama setiap hari?
- Mulai ada penurunan ide dan kreativitas?
- Melakukan hal yang sama dengan cara yang sama setiap hari?
- Ide-ide yang tak kunjung terealisasi?
- Realisasi yang tidak sesuai keinginan?
- Keinginan, keinginan dan keinginan terus?
- Berinteraksi dengan orang-orang arogan, serakah, dan licik?
- Rasa ingin muntah setiap kali penentu kebijakan berkomentar?
- Doktrin yang tak kunjung habis dari atasan?
- Apa yang aku dengar dan lihat terlihat palsu semua?
Sementara yang bisa dijadikan kambing hitam yang mana ya? diantara yang tak sebut diatas. Bukannya mencari solusi malah mencari kambing hitam…gimana sih..oke2. Gini aja, dari semua itu tak jadikan kambing hitam saja semuanya, biar adil..beres kan? tRUS?
Itu masalahnya, apa yang musti aku lakuin dengan kondisi tersebut?
Kok repot..ganti aja kondisinya, kan tinggal di edit…
Halah..dasar sontoloyo…maksudnya gimana caranya mengatasi semua kejenuhan ini?
Oke..oke…sory..mungkin ini agak susah untuk dilakukan, tapi setidaknya dicoba..siapa tau berhasil..Jadi usaha yang perlu dilakukan yaitu kamu matikan saja karakter-karakter negatif dari setiap orang yang ada di kepalamu, so…kamu akan merasa bahwa setiap orang itu baik, nggak serakah, dan nggak licik…
Maksudnya aku harus berpikir positif terhadap hal yang paling negatif pun?begitu kah?emang bisa?Bagaimana dengan kejenuhanku terhadap rutinitasku?ah..kamu pasti menganjurkan aku untuk mengambil cuti barang 4 atau 5 hari…No.no…itu nonsen..itu klasik man….Aku tipikal orang yang menapakkan kakiku step by step, Semua itu akan kembali seperti semula, kejenuhan..
Iya..iya aku tahu..aku tahu kamu, jangan lupa aku adalah kamu yang lain….gini aja, kalo memang cara klasik yang kamu maksud nggak mangsa, aku ada sedikit ide yang mungkin juga agak ekstrim. Coba aja kamu pakai teori “negasi” seperti yang pernah tak sampein dulu, ya mungkin aja bisa bantu kamu…gimana??
Hmmm…lumayan juga ide kamu,.oke deh aku coba aja, teknik yang sampe sekarang belum pernah tak coba…semoga aja aman dilakuin….
